Home

Kasus Nelayan

Categorie(ën): Indonesische casussen

Kehidupan Nelayan

The life of Fishermen
Badar adalah seorang anak berusia 12 tahun, ayahnya adalah nelayan. Mereka hidup di pulau terpencil, di sebuah pulau dimana penduduknya hidup sebagai nelayan. Mereka harus melaut setiap hari untuk menangkap ikan. Mereka tidak kaya, tapi juga tidak terlalu miskin. Mereka memiliki cara yang berbeda-beda dalam memancing ikan. Beberapa orang menggunakan cara-cara tradisional, beberapa menggunakan cara modern. Walaupun mereka menggunakan cara modern tapi mereka tidak mendapat banyak ikan, hanya cukup untuk memberi makan keluargannya.
Badar is a boy of twelve years, his father is a fisherman. They live on a remote island, in a village where the people live as fishermen. They go to the sea everyday to catch fish. They are not rich, but also not too poor. They have different ways of catching the fish. Some use traditional ways, some use modern ways. Even though they use modern ways, they don’t get much fish, just enough to feed their families.

Disamping kedua cara tersebut, beberapa orang menggunakan bahan peledak untuk mencari ikan lebih banyak. Permasalahannya saat ini ikan semakin sedikit.
Beside the two ways, some use explosive materials to get more fish. The problem is that even they get fewer and fewer fish nowadays.

Badar ingin menjadi seorang nelayan kelak, tapi dia risau, karena sepertinya ikan bisa saja habis saat dia menjadi nelayan.
Badar wants to be a fisherman him self later, but now he is worried, because it looks as if there will be no fish left when he is old enough.

Pertanyaanya:

Questions

1. Sebutkan cara-cara tradisional menangkap ikan?
1 What are traditional ways of fishing?

2. Sebutkan cara-cara modern menangkap ikan?
2 What are modern ways of fishing?

Kapal pancing tradisional Indonesia
Traditional Indonesian fishing boat
3. Beberapa orang saat ini menggunakan bahan peledak. Apa artinya? Mengapa cara ini memberikan hasil yang lebih banyak?
3 Some people use explosive materials nowadays. What does that mean? Why does that give more catch?

4. Apa sisi negatif penangkapan menggunakan bahan peledak?
4. What are the negative aspects of fishing with explosives?

5. Bagaimana cara untuk mencegah para nelayan yang menggunakan bahan peledak?
5 How to deal with the fishermen who use the explosive materials?

6. Bagaimana memecahkan masalah tersebut? Apa yang harus dilakukan nelayan untuk menjamin keberadaan ikan cukup dimasa datang?
6 How to solve the problem? What must the fishermen do to make sure there will be enough fish in the future?

Kamu dapat melanjutkan dengan mengisi sebuah rencana kerja.
You will continue by filling in a working plan>>

Di website, andan dapat mencari informasi yang berguna untuk kasus ini.
On these websites you can find more useful info about this case (sorry, we will add useful sites soon).

Jika anda mencarinya dari halaman yang berbeda, sangat berguna untuk mengisi the Internet log

If you are surfing the web for different pages, it is useful to fill in the internet log.

Kasus ini disumbangkan oleh
Suggested by:
Muhtar (Panyangkalang), Murni (Puntondo), Maddolangan (Puntondo), Ibrahim (Jonggowa), Fajri Amin (Bontomanai), Abd. Rahman (Boddia), Muh. Arif (Laikang), Pampang (Lakatong Pulau), Muhir (Banggae), Sirajuddin (Kapunrengang)
All from South Sulawesi, Indonesia